Dekorasi Kaligrafi: Sebuah komunitas kaligrafer berprestasi Nasional, ASEAN, dan Internasional, telah eksis dan berpengalaman lebih dari 100 project event yang tersebar di berbagai kota dan manca negara. Hubungi DISINI

Jumat, 14 Mei 2010

KHAT SULUS

Dinamakan Sulus karena ditulis dengan kalam atau pulpen yang ujung pelatuknya dipotong dengan ukuran sepertiga (sulus) goresan kalam. Ada pula yang menamakan “khat Arab” karena gaya ini merupakan sumber pokok aneka ragam kaligrafi Arab yang banyak jumlahnya sesudah khat Kufi.

Untuk menulis dengan kahat Sulus, pelatuk kalam dipotong dengan kemiringan kira-kira setengah lebar pelatuk. Ukuran ini sesuai untuk gaya Sulus ‘Adi dan Sulus Jali.

Khat Sulus yang banyak digunakan untuk dekorasi dinding dan aneka media karena kelenturannya, dianggap paling sulit dibandingkan gaya-gaya lain, baik dari sudut kaedah maupun proses penyusunannya.


Dalam rentan perjalanan sejarah, Sulus berkembang kepada beberapa gaya dengan mengambil nama-nama, diantaranya:

1.Khat Tumar
2.Khat Muhaqqaq
3.Khat Rayhani4.Khat Tawqi’
5.Khat Riqa’ atau Ruqa
6.Khat Sulusaini7.Khat Musalsal
8.Khat Sulus Adi
9.Khat Sulus Jali10.Khat Sulus Mahbuk11.Khat Sulus Mta’assir bil Rasm
12.Khat Handasani
13.Khat Sulus Mutanazhir


Beberapa goresan hasil latihan seorang khattat dengan tauqi Muhammad Auza, terlihat struk arah goresan pena disertai dengan panduan ukuran-ukuran huruf dengan perbandingan mata pena (Nuqtah)



kaligrafi sulusHasil Goresan khattat Usman pada tahun 1427 Hijriyah.


Sumber: D. Sirojuddin AR "Koleksi Karya Master Kaligrafi Islam"

Cetak Halaman Ini

0 komentar: