Sama halnya seperti pengerjaan karya-karya dekorasi kaligrafi pada masjid-masjid lainnya, sebelum memulai NOQTAH terlebih dahulu merumuskan beberapa konsep filosofis pada desain yang akan digarap.
Adalah Lonto Engal, salah satu ornamen khas masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memiliki nilai filosofis yang sarat dengan ajaran nilai. Lonto engal adalah umbi jalar dengan deskripsi di permukaan terlihat kecil namun di dalamnya sangat besar. Filosofinya, kata Mustakim Biawan budayawan Sumbawa, kesederhanaan (low profile). Di luar tampak biasa, namun sesungguhnya menyimpan sesuatu yang luar biasa. Tak heran bila bupati KSB pada perkembangannya meminta agar pengerjaan dekorasi kaligrafi Masjid Agung Darussalam yang saat ini segang digarap, supaya memadupadankan seni kaligrafi dan illuminasi islam klasik dengan ornamen budaya lokal kabupaten sumbawa barat.
Cetak Halaman Ini













